PERSENTASE HIDUP BIBIT CABAI PADA MEDIA TANAM POLYBAG DAN HIDROPONIK GALON PASCA PINDAH TANAM

Authors

  • Fathur Anelka Universitas Gunung Kidul Author
  • Heri Kurnianta Universitas Gunung Kidul Author
  • Rizki Raehan Harowi Universitas Gunung Kidul Author

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan hidup bibit cabai (Capsicum annuum L.) pasca pindah tanam ke dua jenis media yang berbeda yaitu pada media tanah dalam polybag dan media hidroponik menggunakan galon berukuran 15 liter. Metode yang digunakan adalah observasi langsung setelah proses pemindahan bibit dari persemaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase hidup tanaman cabai pada media hidroponik galon lebih tinggi dibandingkan dengan media polybag. Hal ini dipengaruhi oleh kestabilan ketersediaan nutrisi dan air pada sistem hidroponik yang meminimalisir stres pasca pindah tanam dibandingkan dengan media polybag yang lebih rentan terhadap fluktuasi kelembapan.

Kata Kunci: Cabai; Media tanam; persentase hidup

References

Hidayat, T. (2021). Pemanfaatan Limbah Galon untuk Sistem Hidroponik Skala Rumah Tangga. Jurnal Agroteknologi Terapan, 4(2), 45-52.

Prasetyo, B. (2022). Pengaruh Volume Wadah Tanam terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Capsicum annuum. Jurnal Budidaya Pertanian Modern, 10(1), 12-19.

Putranto, D., dkk. (2020). Manajemen Stres Pindah Tanam pada Bibit Cabai Rawit.

Jurnal Hortikultura Indonesia, 11(3), 201-210.

Sari, N. M. (2018). Perbandingan Media Tanah dan Media Air terhadap Pertumbuhan Akar Cabai. Jurnal Sains Perkebunan, 6(4), 88-95.Syarief, R. (2019). Nutrisi dan Media Tanam Hidroponik. Jakarta: Penerbit Agromedia

Published

2025-12-31