EFEKTIVITAS BAKTERI PENCERNAAN ULAT TENTARA SEBAGAI AGENS HAYATI PENYAKIT BUSUK BATANG DAN PERTUMBUHAN JAGUNG KETAN
Keywords:
Agens Hayati; Busuk Batang; Fusarium; Jagung; Ulat TentaraAbstract
Penyakit busuk batang (Fusarium verticillioides) dan hama ulat tentara (Spodoptera frugiperda) merupakan ancaman dalam berbudidaya jagung ketan, namun hama ini memiliki potensi berupa bakteri antagonis pada saluran pencernaannya yang dapat digunakan sebagai agens hayati penyakit busuk batang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kemampuan bakteri pencernaan ulat tentara sebagai agens hayati penyakit busuk batang dan pemacu pertumbuhan tanaman jagung ketan secara in vivo. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman dan kebun UPA. Pertanian Terpadu, Politeknik Negeri Jember pada Agustus-Oktober 2025. Penelitian ini menggunakan RAL non faktorial dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan diuji lanjut menggunakan Uji Dunnet 5%. Pada parameter efikasi pengendalian penyakit, bakteri dengan kode isolat IS3A2 dan IS5A4 menunjukkan nilai efikasi sebesar 57,51% dan 55,74%. Nilai tersebut berbeda signifikan terhadap kontrol negatif namun tidak berbeda signifikan terhadap kontrol positif (pestisida sintetis). Namun keseluruhan perlakuan tidak memberi pengaruh signifikan pada parameter tinggi tanaman.
Kata Kunci: Agens Hayati; Busuk Batang; Fusarium; Jagung; Ulat Tentara
References
Akrom, A. A., Purnawati, A., & Prasetyowati, E. T. (2024). Potensi Bioenkapsulasi Bakteri Endofit Bacillus sp. sebagai Biokontrol Busuk Batang Fusarium pada Tanaman Jagung. Jurnal Agroekoteknologi, 16(2), 1–18.
Almeida, L. G. de, Moraes, L. A. B. de, Trigo, J. R., Omoto, C., & Consoli, F. L. (2017). The Gut Microbiota of Insecticide-Resistant Insects Houses Insecticide-Degrading Bacteria: A Potential Source For Biotechnological Exploitation. PloS One, 12(3), e0174754.
Azzahra, I., Sakti, V. H. P., Asmoro, I. W., Azka, A. R., & Dinata, G. F. (2025). Potensi Bakteri Pencernaan Ulat Tentara sebagai Agens Bioteknologi pada Jagung: Studi Screening Antagonis sebagai Pengendalian Hayati Berkelanjutan: Potential of Fall Armyworm Digestive Bacteria as Biotechnology Agents in Corn: Antagonist Screening Study as Sustainable Biological Control. In NaCIA (National Conference on Innovative Agriculture), 3(1 SE-Articles), 340–347.
De Groote, H., Kimenju, S. C., Munyua, B., Palmas, S., Kassie, M., & Bruce, A. (2020). Spread and Impact Of Fall Armyworm (Spodoptera frugiperda JE Smith) in Maize Production Areas of Kenya. Agriculture, Ecosystems & Environment, 292, 106804.
Dinata, G. F., Ariani, N., Purnomo, A., & Aini, L. Q. (2021). Pemanfaatan Biodiversitas Bakteri Serasah Kopi sebagai Solusi Pengendali Penyakit Moler pada bawang Merah. Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan), 9(1), 28–34.
Dinata, G. F., Mahanani, A. U., Soelistijono, R., Sada, M., Khoirotin, N., Lahati, B. K., Takdir, N., Arianti, K., & Tuhuteru, S. (2023). Fitopatologi: Menuju Pertanian Berkelanjutan. Tohar Media.
Djaenuddin, N. (2016). Interaksi Bakteri Antagonis dengan Tanaman: Ketahanan Terinduksi pada Tanaman Jagung Interactions of Antagonistic Bacteria and Plants: With Induced Systemic Resistance on Maize. Iptek Tanaman Pangan, 11(2), 143–148.
Hawiyah, A. N., Afifah, L., Abadi, S., Prabowo, D. P., Irfan, B., & Widiawan, A. B. (2022). Identifikasi dan Pengaruh Pengendalian Hama Kutu Daun Rhopalosiphum maidis fitch (Hemiptera: Aphididae) pada Pertanaman Jagung. Jurnal Agrotech, 12(2), 79–86.
Kartika, D. T. (2019). Analisis Permintaan Jagung Di Indonesia. Universitas Islam Riau.
Putri, S. K., & Erdiansyah, I. (2024). Aplikasi Biofungisida (Trichoderma Harzianum) Untuk Mengendalikan Penyakit Layu (Fusarium Sp.) Pada Jagung Ketan (Zea Mays Var. Ceratina). Jurnal Pertanian, 15(2), 148–158.
Putri, V. A. (2021). Pengaruh Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Dan Pupuk Kandang Sapi terhadap Infeksi Soybean Mosaic Virus (SMV), Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max L.). Skripsi. Universitas Brawijaya.
Sakti, V. H. P., Widura, A. D., Maulana, A. D., Wiya, Z. A., Rofiqoh, R. A., Alif, T., & Dinata, G. F. (2024). Potensi Bakteri Simbion Rayap sebagai Agens Pengendali Hayati Penyakit Rebah Semai (Sclerotium rolfsii) pada Tanaman Kedelai secara In Vitro: Potential of Termite Symbiotic Bacteria as Biological Control Agents for Seedling Damping-Off Disease (Sclerotium Rolfsii) in Soybean Plants In Vitro. Gontor Agrotech Science Journal, 10(2), 157–164.
Silaban, I. C., Aini, L. Q., & Syib’li, M. A. (2015). Pengujian Konsorsium Mikroba Antagonis untuk Mengendalikan Jamur Sclerotium rolfsii Penyebab Penyakit Rebah Semai pada Kedelai (Glycine Max L.). Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan), 3(2), 100–107.
Supriyono, S., Nurmalasari, A. I., Sulistyo, T. D., & Fatimah, S. (2022). Efektivitas Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Hibrida di Tanah Alfisol. Agrotechnology Research Journal, 6(1), 1–7.
Suriani, N. D., & Muis, A. (2018). Efikasi Formulasi Bacillus subtilis terhadap Pengendalian Penyakit Busuk Batang Fusarium pada Tanaman Jagung. Penelitian Pertanian Pangan, 2(3), 191–197.
Taruna, A., Aini, L. Q., & Syib’li, M. A. (2024). Potensi Bakteri Bacillus subtilis dan Pseudomonas fluorescens dalam Menginduksi Ketahanan Tanaman Tomat terhadap Penyakit Layu Fusarium. Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan), 12(2), 111–123.
Thomison, P. R., Allen, B. G., Tammy, D., & Howard, S. (2018). Grain Quality Attributes of TopCross High Oil, High Lysine, Waxy, and Conventional Yellow Dent Corns. Ohio State University Extension, Department of Horticulture and Crop Science.
van den Berg, J., Britz, C., & du Plessis, H. (2021). Maize Yield Response to Chemical Control of Spodoptera frugiperda at Different Plant Growth Stages in South Africa. Agriculture, 11(9), 826.
Wohel, C. M., Kalay, A. M., & Talahaturuson, A. (2022). Efek Perendaman Benih dengan Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan Bibit dan Serangan Penyakit Rebah Semai pada Tomat (Solanum lycopersicum). Jurnal Agroekoteknologi, 14(1), 93–107.
Zhou, C., Zhu, J., Qian, N., Guo, J., & Yan, C. (2021). Bacillus subtilis SL18r induces tomato resistance against Botrytis cinerea, involving activation of long non-coding RNA, MSTRG18363, to decoy miR1918. Frontiers in Plant Science, 11, 634819.


